SEJARAH WEB

ü  SEJARAH WEB
Sejarah Web bermula di European Laboratory for Particle Phsycics (lebih dikenal dengan nama CERN), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Web pertama kali disusulkan oleh Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee pada bulan Maret tahun 1989. Sedangkan situs web pertama kali tersambung pada jaringan adalah pada tahun 1991.

ü  JENIS – JENIS WEB
A.      BERDASARKAN SIFATNYA
·         Website dinamis Website yang menyediakan konten atau isi yang selalu berubah – ubah setiap saat. Ex : www.Babe.com, www.detik.com, www.merdeka.com, dan lain – lain. Website ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman web seperti PHP, ASP, JSP, dan lain – lain.
·         Website statis Website yang kontennya sangat jarang diubah. Ex : web profile organisasi, dan lain – lain. Website ini murni dibangun oleh satu bahasa pemrograman yaitu HTML.
B.      BERDASARKAN TUJUANNYA
·         Personal web Berisi informasi pribadi seseorang.
·         Corporate web Berisi data yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.
·         Portal web Memiliki banyak layanan seperi layanan fasilitas, berita, email, dan jasa – jasa lainnya.
·         Forum web Bertujuan sebagai media untuk berdiskusi.
·         Disamping itu juga ada website lainnya, yaitu : e-government, e-banking, e-shop, e-learning, e-payment, e-procurement, e-commerce, dan lain sebagainya.
C.      BERDASARKAN BAHASA PEMROGRAMAN YANG DIGUNAKAN
·         Server side Website yang sangat tergantung kepada sebuah web server. Bahasa pemrograman yang digunakan antara lain : PHP, ASP, dan lain – lain. Jika tidak menggunakan bahasa pemrograman yang tadi maka tidak akan berfungsi dengan baik.
·         Client side website yang tidak membutuhkan server dalam menjalankannya, cukup diakses melalui browsel. Ex : HTML.
ü  CARA KERJA WEB
A.      CARA KERJA WEB
Ex : Saya adalah seorang USER yang membuka sebuah situs bernama redcarnation93.blogspot.com dari sebuah komputer yang berada di warnet, URL atau REQUEST yang saya ketik melalui aplikasi Browser. Setelah URL atau nama situs itu dimasukkan ke dalam mesin pencari maka akan otomatis (Jika komputer terkoneksi) DATA/URL akan terkirim melalui wilayah kerja TCP/IP. Di proses ini data akan diperiksa sesuai alamat dan permintaan (request), kemudian server akan mengambil Header/judul sebagai patokan pencarian sehingga jelas dan tidak rumit. Setelah itu BODY/Halaman akan disesuaikan sehingga server akan memberikan data yang anda minta melalui alamat IP asal request tersebut.
B.      HOSTING
Jasa layanan yang menyediakan sumber daya server – server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet. Ex : HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS.
C.      DOMAIN NAME SYSTEM
o   PENGERTIAN sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (dristibuted database) di dalam jaringan komputer. Ex : Internet.
o   STRUKTUR DNS
1.       Root level (.)
Merupakan level utama sekaligus level awal dari sebuah domain dimana ketika DNS server akan mencari alamat domain maka yang diakses terlebih dahulu adalah root level.
2.       Top level domain (.com, .org, .net, .id, dsb)
Merupakan level kedua setelah root level. Dimana ketika DNS telah mengakses ke root maka akan langsung mengakses ke level ini.
3.       Second level domain (google, yahoo, dsb)
Merupakan level setelah TLD. Dimana ketika DNS telah mengakses ke root level dan TLD akan langsung mengakses ke SLD.
4.       Sub level domain
Merupakan cabang dari domain diatas, bisa merupakan menu atau aplikasi tambahan pada domain utama. Co/: mail.google.com
o   CARA KERJA DNS
1.       Mencari alamat host pada file HOSTS, bila ada berikan alamatnya dan proses hingga selesai.
2.       Mencari pada data cache yang dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya, bila ada simpan dalam data cache, berikan hasilnya dan selesai.
3.       Mencari pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh user.
-          Server DNS yang ditunjuk akan mencari nama domain pada cachenya.
-          Apabila tidak ketemu, pencarian dilakukan dengan melihat file database domain (zones) yang dimiliki oleh server.
-          Apabila tetap tidak menemukan, maka server ini akan menghubungi server DNS lain yang sudah dikaitkan dengan server ini. Jika ketemu simpan dalam cache dan berikan hasilnya.

4.       Apabila pada Server DNS pertama tidak ditemukan, pencarian akan dilanjutkan pada Server DNS kedua dan seterusnya dengan proses yang sama seperti diatas.

Komentar